Sweet Love (Chapter 3)

Title : Sweet Love

Main cast : Kim Taeyeon, Tiffany Hwang

Genre : GXG

Author : N

.

.

.

.

 

Chapter 3

Taeyeon meregangkan ototnya yang kaku. Seharian ini wanita itu menemani isterinya berbelanja. Dia tidak tahu isterinya akan berubah menjadi monster saat berbelanja. Puluhan paper bag ia bawa di kedua tangannya yang kecil. Betapa lelahnya Taeyeon hari itu. Dia memijit lengannya dengan lotion. Sakit memang, tapi mau bagaimana lagi. Dia ingin membahagiakan isterinya sebisanya.

“Taeyeon-ah…” panggil Tiffany. Taeyeon segera menyembunyikan lotion nya dibalik bantal dan bersikap seolah tak terjadi apa-apa. Dia tak ingin isterinya khawatir padanya. Selang tak lama, Tiffany muncul dengan nampan ditangannya.

“Aku membuatkanmu sup. Umma bilang kau sangat menyukai sup, maka dari itu aku memintanya mengajariku membuat ini kemarin. Cobalah.” Tiffany meletakan meja kecil diranjang mereka untuk meja makan suaminya yang dorky.

“Gomawo, Fany-ah.” Taeyeon menatapnya dengan berkaca-kaca. Dia tidak menyangka isterinya mengerti dirinya yang lapar seharian ini.

“Aish, hentikan wajah konyolmu itu. Cepat makanlah. Apa perlu aku suapi?”

“Assa! Suapi aku, mommy!” teriak Taeyeon seperti anak kecil. Tiffany tertawa pelan melihat betapa konyolnya suaminya itu. Dia mulai sedikit tahu tentang Taeyeon belakangan ini. Tidak seperti beberapa hari setelah pernikahan mereka. Namun wanita itu belum bisa mengetahui masa lalu Taeyeon yang dia tutup rapat. Jika dia menanyakan itu, pasti Taeyeon akan mengalihkan pembicaraan. Kalau tidak, suaminya itu pasti akan pergi. Maka dari itu, Tiffany tak lagi menanyakannya. Mungkin Taeyeon belum siap bercerita padanya.

“Aaa~” ucap Tiffany layaknya menyuapi bocah berumur tiga tahun. Taeyeon memakannya dengan lahap.

“Uwaaaah, mashita! Ini seperti masakan, Umma! Johahae…” Taeyeon memegang tangan Tiffany dengan raut berbinar. Tiffany senang mendengarnya.

“Benarkah? Kalau begitu habiskan ini sampai tak tersisa, arra?” Taeyeon mengangguk cepat. Tiffany mulai menyuapi Taeyeon lagi dengan telaten. Seperti ibu pada anaknya saja.

Setelah habis, Taeyeon bangkit dari duduknya dengan membawa nampan berisi mangkuk yang dibawa Tiffany tadi untuk dicuci. Tak lupa sebelum itu, dia mengecup bibir Tiffany sekilas tanda terimakasih. Isterinya hanya bisa melongo di tempat. Terakhir kali Taeyeon menciumnya di bibir adalah saat pernikahan mereka. Tiffany masih merasa aneh meskipun itu suaminya sendiri yang melakukannya. Perutnya terasa sesak dan geli.

“Biasakan untuk itu, Fany-ah. Akan ada berjuta-juta kecupan tiap harinya.” Taeyeon menunjukan wink nya sebelum keluar dari kamar mereka. Pipi Tiffany memanas. Dia menelungkupkan wajahnya di bantal karena malu.

“Kyaaa, i’m going crazy!

***

Hujan diluar sangat deras. Pasangan suami-isteri baru tersebut terpaksa membatalkan kencan mereka. Taeyeon dan Tiffany sepakat, mereka akan mencoba belajar mencintai satu sama lain. Mungkin dengan bersikap seperti pasangan pada umumnya, cinta mereka akan tumbuh dengan sendirinya. Who know? Mereka juga sudah mulai merasa nyaman dengan rumah tangga mereka.

Karena bosan hanya berdiam diri di rumah, Taeyeon mengajak isterinya untuk bermain permainan. Pertama mereka bermain Jenga. Sebuah permainan dari balok kayu yang ditumpuk sedemikian rupa untuk mereka ambil satu persatu dan jangan sampai balok kayu tersebut roboh.

Pada awalnya mereka cukup terhibur dengan permainan itu, apalagi Taeyeon berkali-kali merobohkan tumpukan Jenga saat sedang serius-seriusnya. Hampir sepanjang permainan Tiffany isi dengan gelak tawa karena suaminya itu. Taeyeon menyerah. Dia melempar tumpukan Jenga tersebut ke sembarang arah dengan wajahnya yang ditekuk. Tiffany tak bisa menahannya, dia tertawa lagi. Bahkan lebih keras dari sebelumnya.

“Aish, permainan ini tidak asik! Kita ganti bermain ToD saja, Fany-ah. Bagaimana?” usul Taeyeon.

Tiffany berpikir sejenak. ToD, Truth or Dare. Jika itu bisa membuat Taeyeon jujur kepadanya, mengapa tidak? Tiffany mengangguk mantap.

“Aku akan mengambil botol dulu.” kata Taeyeon. Tiffany mengangguk dan menunggu suaminya yang sedang mengambil botol.

“Jja~ ini dia. Aku putar dulu, ne?” Taeyeon mulai memutar botol hingga ujung botol berhenti dan mengarah pada Tiffany. Wanita itu melebarkan matanya dan menunjuk dirinya sendiri. Taeyeon tertawa menang seraya meninju kepalan tangannya di udara.

“Yess, kau duluan. Truth or Dare?” tanya Taeyeon.

Tiffany menggigit ujung kukunya sembari berpikir. “Dare.” ucapnya pada akhirnya. Taeyeon sedikit terkejut mendengar isterinya menyebutkan Dare untuk yang pertama kali. Jika menyangkut Dare, Taeyeon tak main-main.

“Kau yakin?” tanya Taeyeon serius. Tiffany menggigit bibir bawahnya. Perasaannya benar-benar tak enak. Satu hal yang wanita itu ketahui dari Taeyeon. Suaminya itu manusia paling byun yang pernah dia temui. Dia mengira tantangannya akan tak jauh dari-

Make out denganku selama lima belas menit.”

Sudah Tiffany duga. Itulah suaminya.

Big no.” Tiffany menggeleng.

“Wae? Aku suamimu.” Taeyeon tak terima dengan penolakan isterinya. Dia memilih Dare, dan itu adalah tantangan darinya. Harusnya dia mematuhinya.

“Ck, byuntae!” Tiffany memutar bola matanya malas.

“Kau harus mau kalau tak mau kutambah hukumannya menjadi make love.”

“YA!” Tiffany memukul bahu Taeyeon dengan keras. Wanita berambut brownie itu memalingkan wajahnya yang memanas.

“Ani, aku bercanda. Ayolah, Fany-ah. Kau tak berniat lari dari tantangan, bukan?” ucap Taeyeon terus meyakinkan isterinya. Tiffany menghela nafasnya.

Fine. Lakukan terserahmu.”

Wajah Taeyeon berubah sumringah. Dia menggeser duduknya agar lebih dekat dengan Tiffany. Jauh di lubuk hati, Tiffany merasa sangat nervous. Ini bukan lagi ciuman di depan tamu undangan yang masih bisa dihentikan oleh mereka. Ini hanya mereka berdua saja yang tahu. Tiffany ragu Taeyeon tak hanya menghabiskan waktu lima belas menit.

Taeyeon mendekatkan wajahnya dan tersenyum manis. Dia mengecup bibir Tiffany dengan lembut dan penuh perasaan. Dia hanya mendiamkannya sejenak. Setelah dirasa cukup, Taeyeon bergerak melumat bibir bawah Tiffany. Awalnya Tiffany tetap diam tak membalas, namun lama kelamaan, dia mulai terbuai dengan ciuman suaminya. Apalagi usapan lembut jari Taeyeon di pipinya. Secara natural, tangan Tiffany ia kalungkan di leher Taeyeon, sedangkan wanita yang lebih tua tersebut menarik pinggang Tiffany untuk mendekat hingga tak ada jarak lagi diantara mereka.

Taeyeon menggigit bibir bawah Tiffany, membuatnya membuka mulutnya. Kesempatan itu tak dibuang oleh Taeyeon begitu saja. Lidahnya memasuki rongga mulut isterinya dan mulai menjelajahinya.

“Nghh…” desah Tiffany saat lidah Taeyeon mengajaknya menari. Dia menjambak rambut Taeyeon sementara bibir mereka masih berpagutan. Taeyeon menuntun Tiffany untuk berpindah ke sofa tanpa melepas kontak. Dia membaringkan isterinya disana dan beralih mengecup rahangnya lalu turun ke lehernya.

“Aaahs~ T-Taeyeonh…” racau Tiffany saat Taeyeon menjilat dan menghisap lehernya. Gila! Ini gila! Tiffany belum pernah merasakan ini sebelumnya.

Mata Tiffany terbelalak saat tangan Taeyeon meremas payudaranya yang masih terbungkus kaos. Namun wanita itu tak menolak. Dia terus membiarkan suaminya menyentuh area yang tak terpikirkan olehnya akan disentuh.

Taeyeon mencium bibir Tiffany lagi. Kali ini lebih menuntut. Tiffany berusaha mengimbangi ritme ciuman Taeyeon yang tergesa. Mereka berciuman cukup lama sebelum Taeyeon menyudahinya karena kehabisan oksigen. Taeyeon menatap wanita dibawahnya dengan tersenyum, meski masih terengah akibat ciuman panasnya tadi. Dia mengecup sekilas bibir isterinya sebelum berbicara.

“Gomawo, yeobo.” ucap Taeyeon tulus. Tiffany memalingkan wajahnya yang memerah akibat panggilan Taeyeon tadi.

“Kau sudah merencanakan ini, bukan?” tanya Tiffany pelan.

Taeyeon tertawa ahjumma. Dia mengecup bibir Tiffany sekali lagi. “Yup! Aku berhasil, kan?”

“Byuntae.” gumam Tiffany masih tak mau menatap Taeyeon diatasnya.

“Bilang saja kau menyukainya, Fany-ah. Tak ada yang bisa menolak pesona seorang Kim Taeyeon.”

You wish! Sudahlah, bangun dari tubuhku. Kita lanjutkan permainan tadi.”

Taeyeon terkekeh. Dia bangkit dari tubuh Tiffany dan duduk kembali di lantai. Menyambung permainan tadi. Begitu juga Tiffany. Wanita itu duduk di depan Taeyeon dan mulai memutar botol. Mereka melihat botol yang masih berputar sebelum melambat dan berhenti ke arah Taeyeon. Tiffany menyambutnya dengan suka cita. Dia bertepuk tangan seraya tertawa. Kebiasaannya yang Taeyeon ketahui setelah hidup bersama dengan isterinya.

“Kau kena! Truth or Dare?” tanya Tiffany semangat.

“Kalau kau tadi memilih Dare, sekarang aku memilih Truth.”

Tiffany berpikir sejenak. Dia menatap mata Taeyeon dengan intens.

“Jawab ini dengan jujur dan detail.” ujar Tiffany serius. Taeyeon menaikkan satu alisnya dan mengangguk.

“Siapa itu Jessica Jung?” tanyanya. Tiffany dapat melihat raut wajah Taeyeon yang terkejut begitu mendengar nama tersebut. Dia memalingkan wajahnya kesamping.

“Aku ingin buang air kecil dulu, Fany-ah.” Taeyeon hendak pergi, namun Tiffany menahan tangannya.

“Jawab aku, Taeyeon-ah. Kau sudah berjanji untuk jujur.”

Taeyeon duduk kembali dan menghela nafasnya kasar. Dia menatap Tiffany dengan tatapan sedih.

“Kurasa kau perlu tahu masa laluku.”

Taeyeon menggenggam tangan Tiffany dan mengelusnya lembut.

“Percaya atau tidak, dia kekasihku yang lama mati dan sekarang kembali lagi.”

Tiffany membulatkan matanya dengan sempurna. Apa yang Taeyeon bicarakan?

 

 

 

 

 

 

 

 

TBC

 

 

 

 

 

 

 

Yeay fast update lagi wkwk. Sebenernya gw lagi kejar setoran (?) Mungkin kedepan gue ga update secepet ini karena UAS masih beberapa hari lagi.

Noh buat LS tehni momennya. Chap berikutnya bakal dikupas masa lalu taenggu. Dan Jessjung pastinya. Thanks udah baca cerita absurd gw. Dan yg komen gw bener-bener ucapin terimakasih ke kalian. Komen kalian penyemangat gw nulis juga.

Buat siders yg gw gak kira sebegini banyaknya, gw jga ucapin thanks karena udh mampir ke lapak ecek2 gw.

Oh iya lupa. Marhaban Ya Ramadhan gaes. Puasa adegan rated nya dikurangin wkwk

Pai pai~ see u next chap ^^

Advertisements

55 thoughts on “Sweet Love (Chapter 3)

      1. Authornya kelas berapa? Kok sama” mau UAS.
        Semangat thor buat uas nyaπŸ˜πŸ‘

        Like

  1. Tbc disaat yang ga tepat padahal taeny lagi sweet banget tadi, dan dugaan aku bener kalo taeyeon ga bisa move on dari sica? Aku penasaran sama reaksi fany kalo taeyeon cerita tentang sica, ditunggu next chapnya thor

    Like

  2. Oh nooo!! kenapa selalu ada taengsic di masa lalu??. tiffany..yg sabar ya. semoga aja taeny g ada halangan sama sekali

    Like

  3. Lah ini bru ada sweet,,plus seger2 dkit πŸ˜€ lumayan terhibur,,cpek plg luar kota baca ff sblum tdr.
    Author bisaan updatenya jam malem klo yang agak hot,biar ga batal puasa. Hehe,,
    Dah mulai nih godaan dtg, sica dan masalalu,atau itu kembaran sica yang balik atau amnesia dia ya?? Lanjut thor nanggung, , mksh,, dah update lagi,,hehe

    Like

  4. Modus tingkat dewa.. Bisa d contoh tu.
    Ntar aqoh praktek’n ah. Ahihi
    Fany menikmati ny jg kn.. Sentuhan sentuhan ajaib dri tae.. Bikin fany merinding disko

    Like

  5. Ga nyangka…. gw ga nyangka…. bisa jg ternyata taeyeon menahan untuk ga lanjut ke base berikutnya dikeadaan kya gtu, ujan pula diluar udh pas bgt tuh padahal wakakaakakkakakaka yah gw cuma berdoa taeyeon ga ke sem2 sma yg namanya kang jung hee itu:” ntar ribut pula sma yuri wkwkwkk

    Like

  6. Yuhuuuu…. taeny yahut pake gpu…. mancappp vrohhh gw mulai berkhayal jauh tadi eh ssyukur gk kebablasan wkwkwk…
    Jess jung oh jess jung gw males ah bahas masa lalu… biarkan berlalu aja wkwkwk…
    Thanks thor
    See ya n hwataenggg
    Gw mulai rasa hawa” gw bakal lupa jln cerita ini karna lo bakal uas…
    Semangat uasnya thorrr…

    Like

  7. What!!! Ini ceritanya gimana bisa kek gini? Jdi sebenarnya tuh sica di bunuh tae atau sica bunur diri atau dibunuh ma orang lain

    Like

  8. Wow… Emngnya ya si bocah byun itu pasti mintanya yg aneh.. tapi harusnya permintaannya lebih dri itu biar pada reader pada gerah hahaha XP
    Btw akhirny tae mau juga terbuka ama phany πŸ™‚

    Like

  9. Thor jgn make out aj .nambahin make love .wkwkwkwkwk
    Sitaeng kadar byunnya ngg ngilang’ . Tp ngg ap toh mereka suami istri .pasangan byun pula

    Akhirnya taeng mau terbuka tentang masa lalunya kepany . Dan itulah yg aku tunggu2 masa laluna taengsic

    Semangat terus nulisnya .fighting !!

    Like

  10. Cieehh .yg menikmati πŸ˜‚πŸ˜‚ byun ttep aja byun ..

    Nah looh jwb jjur tae ,istrimu nanya tuh πŸ˜‚πŸ˜‚

    Like

  11. Paling suka maen Tod hihi itu tuh sesuatu banget apa lagi Yg maeninnya orang kayak tae haduhhh garuk ketek gue sangkin groginyaπŸ˜ƒπŸ˜‚

    Like

  12. Ckckck.. Taetae Byun’a gak ilang”..

    Saatnya tiffani tau siapa Jessica Jung..
    Bkn cuma fani aja yg penasaran ma cerita taeng, saya juga penasaraann sekali dgn hbungan Taengsic yg sbetulnya..

    Like

  13. Pinter banget si tatang, ambil kesempatan dalam kesempitan.. ngebyuntae mulu lu tang, kalo udah kaya gitu ya pany juga gak bisa nolak kan wkwk..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s